Senin, 20 April 2009

DOB


"Dark Or Bright" merupakan judul yang saya ambil dari akal pikiran saya yang muncul secara tiba-tiba dari benak untuk menulis karangan. Mungkin ini bukan karangan yang bagus, tetapi saya membuat tulisan ini untuk memanjakan hobi saya semata.Tulisan ini saya tulis diambil sedikit dari banyak sekali pengalaman-pengalaman yang saya alami dalam kehidupan ini. Sayaakan coba banyak menjelaskan tentang kehidupan yang saya alami. Dan mengambilnya sebagai pelajaran...mungkin ini adalah beberapa opini-opini tentang kehidupan dari saya sendiri.

Takdir

Dalam kehidupan kita pasti mengenal yang namanya takdir. Takdir adalah suatu kata yang sangat luas artinya. Contohnya kita tertusuk jarum, itu adalah kejadian yang tidak bisa diulang dan kita harus menerimanaya dengan ikhlas.

Saya sudah yakin bahwa setiap orang setiap detiknya ia hidup dia akan mengalami takdir. Misalnya, kita benafas seperti biasa lalu secara tidak sengaja kita bersin secara tiba-tiba, itulah yang dinamakan takdir. Contoh lainnya misalnya ada seseorang yang bernama Ibu Aisyah seorang pembantu rumah tangga, pada tanggal 1 Januari 2004 hari Kamis pagi jam 09.00 dia pergi ke rumah majikannya dan ia dipecat oleh majikannya itu lalu, ia bersedih sampai ia mengalami stress karena ia memikirkan masa depan anak-anaknya yang merupakan suatu komitmen untuk menjadikan anak-anaknya menjadi orang berhasil. Beberapa hari kemudian ia menderita sakit jiwa. Bisa kita ambil bahwa Ibu Aisyah itu tidak bisa menerima takdir yang ia dapatkan pada tanggal 1 Januari 2004 hari Kamis pagi jam 09.00. Coba kalau kita mempelajarinya, jika dia tidak memikirkan sama sekali apa yang ia dapat pada waktu tersebut dan dia melanjutkan komitmennya untuk menjadikan anaknya menjadi orang yang sukses dan berhasil dia akan mencari pekerjaan yang lain dan masih ada jalan untuk menjadikan anak-anaknya menjadi orang yang sukses. Jadi menurut saya takdir ini adalah pilihan hidup “Dark or Bright”, jika kita memikirkan semua hal dengan positif, maka kita akan mendapat penerangan atau Bright dan sebaliknya jika kita menanggapi sesuatu dengan negative maka orang tersebut akan penuh dengan rasa sakit mungkin merambat ke dendam. Jadi pikirkanlah hal-hal yang membuat kita tersenyum dan janganlah engkau mengeluarkan emosi ketika kita merasa sakit, baik itu jiwa atau raga.

Saling memberi, menghargai, menolong, memaafkan, dan bertanggung jawab adalah hal yang sangat penting untuk diterapkan dalam kehidupan. Jika kamu mersasa stress atau bimbang, coba pikirkanlah hal-hal yang kamu senangi atau yang kamu cintai sehingga membuat kamu menjadi tersenyum. Jika kita ambil dari cerita Rommy Rafael seorang penghipnotis terkenal dari Indonesia menurut saya dia adalah seseorang yang sukses dengan tidak berfikir Dark dia berfikir. Ketika beliau masih SD beliau sering sekali di dorong oleh kakak kelasnya hingga ia terjatuh dan apa yang beliau fikirkan? Beliau malah mencari cara agar tidak masuk ke dalam emosi yang bergejolak dia memikirkan hal positif dengan segera membaca buku yang jatuh dan ia terus membacanya sampai ia melupakan kejadian pahit tersebut. Saya mencoba mempraktekannya ketika saya dihina oleh teman sekelas saya karena saya beraliran berbeda dengan dia. Saya malah mengingat-ingat Ice cream yang saya suka, dan saya membayangi bahwa saya sedang menikmati Ice cream tersebut dan ketika itu bukan emosi yang saya dapat tetapi kegembiraan yang saya dapat. Jika ingin mendapat takdir menjadi orang sukses cobalah berfikir bright/positif sebagai dasar dalam kehidupan kita.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar